AC Milan meraih kemenangan dramatis atas tuan rumah Spezia pada pekan ke-6 Serie A 2021/22, Sabtu (25/9/2021). Tim besutan Stefano Pioli yang dihuni pemain-pemain muda itu menang 2-1.

Milan membuka keunggulan di menit 48 lewat gol Daniel Maldini, yang jadi starter untuk pertama kalinya di Serie A. Daniel Maldini membobol gawang Spezia dengan sundulan tajam meneruskan umpan silang Pierre Kalulu dari sisi kanan. Itu adalah gol perdana cucu Cesare Maldini dan putra Paolo Maldini tersebut untuk Milan.

Spezia sempat membalas lewat gol Daniele Verde di menit 80. Namun, Brahim Diaz memastikan Rossoneri pulang dengan tiga poin usai membobol gawang Spezia di menit 86, empat menit setelah masuk menggantikan Franck Kessie.

Tanpa sejumlah pemainnya yang absen akibat cedera, seperti Zlatan Ibrahimovic, Simon Kjaer, dan Alessandro Florenzi, Milan tetap mampu meraih kemenangan. Ini adalah bukti kekuatan mental Milan, termasuk para pemain mudanya. Hasilnya, mereka belum terkalahkan di liga (M5 S1 K0) dan kini bertengger di papan atas.

"Ini kemenangan yang hebat," kata Pioli setelah pertandingan, seperti dikutip Football Italia.

"Kami bermain bagus, tapi tidak terlalu bagus, dan tetap bisa menang. Itu menunjukkan kekuatan mental kami."

"Ini skuad yang muda, tapi mereka percaya pada kemampuan diri sendiri, percaya pada tim, dan pada sepak bola kami. Kami tak boleh sombong, tapi harus yakin bahwa kami mampu mengatasi tekanan dan menang."

"Tekanan dan tuntutan pada kami musim ini meningkat, tapi kami menunjukkan bahwa kami sanggup mengatasinya," tegas Pioli.

Musim ini, Milan belum bisa turun dengan kekuatan penuh. Zlatan Ibrahimovic, Rade Krunic, Tiemoue Bakayoko, Junior Messias, Simon Kjaer, dan Alessandro Florenzi dibekap cedera.

Sementara itu, Olivier Giroud dan Davide Calabria sudah bisa turun sebagai pemain pengganti.

"Klub sudah memberi saya sederet pemain tim utama yang bisa dipilih. Saya tak sabar ingin segera memiliki skuad yang utuh," ujar Pioli.

"Sekali lagi, kami mampu berjuang dengan keras dan mengamankan kemenangan, yang merupakan wujud kekuatan mental."

"Kami tak bisa selalu mendominasi lawan, jadi kami membutuhkan itu. Itu artinya kami sekarang benar-benar matang," pungkasnya.