Mantan pemain Manchester United, Paul Ince melontarkan kritik pedas terhadap Jadon Sancho dan Jesse Lingard yang ia nilai terlalu banyak menggiring bola dan pamer skill di pertandingan.

Kamis (23/9/2021) dini hari WIB kemarin, Manchester United harus tersingkir dari ajang Carabao Cup usai ditumbangkan West Ham dengan skor 0-1.

Dalam laga yang digelar di Old Trafford ini, Sancho dipasang sebagai starter di posisi penyerang sayap kanan. Pemain 21 tahun itu dipercaya tampil selama 90 menit penuh. Begitu pula dengan Lingard.

Selama 90 menit penuh Sancho dan Lingard bergantian mencoba menekan pertahanan lawan dengan skill individu mereka. Ince pun heran dengan permainan mereka karena ini adalah pertandingan yang sesungguhnya.

“Saya mengerti bahwa Sancho masih belajar, dia masih muda. Tapi ini bukan game FIFA, ini bukan tentang menggiring bola dan menggiring bola dan mencoba untuk mengalahkan dua, tiga, empat pemain, atau trik ini dan itu," ujar Ince kepada The United Stand.

"Ya, bagus ketika mereka keluar, tetapi pemain seperti Sancho dan Lingard, semua trik ini, mainkanlah sepak bola yang tepat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Ince pun merasa bahwa skill individu yang diperlihatkan Sancho dan Lingard memang indah untuk dilihat. Namun, efektivitasnya sangat minim untuk tim.

"Jujur, itu membuat saya bersemangat! Jika Anda menonton pemain seperti [Ryan] Giggs, mereka mendapatkannya dan mereka mengoper, satu-dua dan satu-satu… kita hanya ingin terus berlari dengan bola, mencoba sedikit tendangan, sedikit backheel," tutur Ince.

"Itulah yang saya lihat dengan Martial, saya melihatnya beberapa kali dengan Lingard dan dengan Sancho dan di situlah mereka perlu belajar bahwa itu tidak semua tentang menggiring bola. Terkadang Anda bisa melewati pemain dan masuk ke dalam kotak penalti." tandasnya.